Penilaian: 4 / 5

Aktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 

Fungsi Oviduk adalah menggerakkan sel telur (ovum) ke arah rahim dengan gerakan peristaltik. Oviduk merupakan dua buah saluran yang dengan karakteristik sangat halus yang menghubungkan ovarium dengan rahim. Oviduk menghubungkan rahim dengan ovarium melalui fimbria.

Oviduk sering disebut sebagai saluran telur karena berbentuk seperti saluran. Oviduk berjumlah dua buah dengan panjang 8-20 cm.

Fungsi oviduk berkaitan erat dengan ovarium. Ovarium (indung telur) adalah salah satu alat reproduksi yang paling penting pada wanita. Yaitu sebagai tempat bereproduksinya sel telur pada tubuh wanita. Berdasarkan anatomi, pada manusia memiliki sepasang ovarium (dua buah ovarium) terletak di bagian dalam dan sebelah kiri dan kanan dari pinggul wanita.

Sepanjang saluran oviduk memiliki sel-sel cilia, atau bulu cilia. Sel ini memiliki tugas mengantarkan ovum menuju rahim agar kemudian dapat berkembang menjadi embrio, dan menjadi janin. Oviduk juga memiliki beberapa fungsi, antara lain:

  1. Oviduk sebagai saluran sperma dan saluran untuk pembuahan sel telur.
    Oviduk berfungsi menjadi saluran bagi sel telur dan sperma. Ketika saat sel telur bergerak melewati tuba fallopi, pada saat bersamaan sperma ikut masuk ke dalam saluran oviduk, maka terjadilah proses pembuahan.
    Jadi pada dasarnya, oviduk juga berfungsi sebagai saluran yang dilewati oleh sel sperma pada saat akan melakukan proses pembuahan sel telur.
  2. Menggerakkan dan menyalurkan sel telur menuju ke rahim.
    Fungsi oviduk yang paling penting adalah menggerakkan dan menyalurkan sel telur keluar dari ovarium. Proses ini dapat terjadi karena menggunakan terjadi gerakan peristaltic yang ada pada oviduk.
    Apabila pembuahan tidak berhasil, maka sel telur yang tidak dibuahi akan keluar dan terjadilah menstruasi. Apabila pembuahan berhasil, maka ovum yang sudah dibuahi akan disalurkan menuju rahim, kemudian berkembang menjadi embrio dan janin. Proses menyalurkan sel telur ke dalam rahim ini membutuhkan waktu beberapa hari, bahkan sampai beberapa minggu.

Berdasarkan anatomi, tuba fallopi atau oviduk sebagai bagian melengkung jika dilihat pada gambar anatomi alat reproduksi pada wanita, pada bagian ujung atas oviduk ini dinaman sel telur atau ovarium, sedangkan bagian ujung satunya lagi dari oviduk mengarah ke rahim.

Oviduk terdiri dari 4 bagian, antara lain:

  • Infundibulum
    Infundibulum berbentuk seperti corong terletak di pangkal dan memiliki Fimbriae. Fungsi Infundibulum adalah untuk untuk menangkap ovum.
  • Pars ampularis
    Pars ampularis adalah tempat ovum bertemu dengan sperma (fertilisasi), memiliki bagian agak luas.
  • Pars Ismika
    Pars Ismika terdapat di tengah tuba yang sempit.
  • Pars Interstitialis
    Pars Interstitialis terletak di dekat uretus.

Ketika oviduk dan ovarium tidak berfungsi dengan baik dan normal, maka hal buruk yang kemungkinan terjadi adalah susah untuk mendapatkan keturunan (infertilitas). Apabila anda merasa memiliki gangguan pada fungsi ovarium dan oviduk, disarankan untuk melakukan konsultasi dengan dokter dan melakukan pemeriksaan medis.