Penilaian: 5 / 5

Aktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan Bintang
 

Keputihan (leukore atau fluor albus) adalah keluarnya cairan yang berlebihan dari vagina/alat genetalia yang bukan darah, tetapi merupakan manifestasi klinik berbagai infeksi pada organ reproduksi wanita.

Hampir seluruh wanita di dunia mengalami keputihan. Penyebab keputihan bisa dari bakteri, jamur, parasit, virus maupun masuknya benda asing ke dalam vagina, kanker dan menopause.

Macam macam keputihan berdasarkan dapat dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu keputihan normal (fisiologis) dan keputihan abnormal (patologis).

macam keputihan

Keputihan Normal (Fisiologis)

Keputihan fisiologis terdiri atas cairan yang mengandung banyak epitel dengan leukosit yang jarang, keputihan fisiologis biasanya ditemukan pada:

  • Bayi baru lahir sampai umur sekitar 10 hari. Penyebabnya adalah pengaruh estrogen dari plasenta kepada uterus dan vagina janin.
  • Masa di sekitar menarche atau mendapatkan haid pertama kali, hal ini disebabkan karena mulai terdapat pengaruh dari estrogen. Pada kondisi ini keputihan dapat hilang dengan sendirinya, tetapi biasanya orang tua mengalami keresahan atas keputihan yang dialami oleh putrinya.
  • Wanita dewasa ketika dirangsang sebelum dan pada waktu koitus atau waktu yang tepat untuk berhubungan seksual, hal ini disebabkan oleh pengeluaran transudasi dari dalam dinding vagina.
  • Waktu di sekitar ovulasi, dengan sekret vagina dari kelenjar-kelenjar serviks uteri menjadi lebih encer.
  • Pengeluaran sekret vagina dari kelenjar-kelenjar serviks uteri juga dapat bertambah pada wanita yang memiliki penyakit menahun, neurosis, dan ektropion porsionis uteri.

Ciri-Ciri Keputihan Normal

  • Keputihan merupakan salah satu mekanisme pertahanan tubuh dari bakteri untuk menjaga kadar tingkat keasaman pH wanita. Cairan selalu berada di dalam alat genital wanita. Tingkat keasaman pada vagina wanita normal berkisar antara 3,8 sampai dengan 4,2, maka dapat disimpulkan bahwa sebagian besar bakteri yang ada adalah jenis bakteri menguntungkan. Jenis bakteri menguntungkan ini jumlahnya hampir mencapai 95% sedangkan yang lainnya adalah bakteri merugikan yang menimbulkan penyakit (patogen).
  • Cairan berwarna kuning, terkadang putih kental, tidak berbau tidak disertai dengan keluhan (seperti gatal, nyeri, terbakar). Cairan keluar saat menjelang dan sesudah haid atau ketika mengalami stres dan kelelahan.
  • Keputihan tidak selalu menimbulkan kerugian, jika keputihan yang dialami wajar dan tidak menunjukan bahaya penyakit lain. Cairan yang keluar dari vagina ini berfungsi sebagai sistem pelindung alami ketika terjadi gesekan pada dinding vagina ketika berjalan dan ketika melakukan hubungan seksual.
  • Dalam keadaan ekosistem yang seimbang, artinya wanita tidak mengalami keadaan yang dapat membuat tingkat keasaman tersebut bertambah dan berkurang, maka bakteri yang menimbulkan penyakit tidak akan mengganggu.
macam keputihan


Keputihan tidak normal (patologis)

  • Keputihan yang disebabkan infeksi biasanya disertai dengan rasa gatal dalam vagina dan di daerah sekitar bibir vagina bagian luar.
  • Cairan timbul terus menerus
  • Penyebab utama keputihan tidak normal adalah infeksi. Dalam hal ini cairan mengandung banyak leukosit dan memiliki warna agak kekuning-kuningan sampai hijau, lebih kental dan berbau.
  • Cairan yang keluar berjumlah banyak
  • Cairan memiliki warna yang berubah (seperti kuning, hijau, abu-abu, menyerupai yoghurt/susu) Disertai dengan adanya keluhan (gatal, panas, nyeri) dan berbau (apek, amis).
  • Penyebab keputihan tidak normal biasanya karena bakteri, virus, jamur dan parasit. Infeksi dapat menjalar dan menimbulkan peradangan di saluran kencing, sehingga menimbulkan rasa sakit dan pedih ketika penderita buang air kencing.

Macam Macam Keputihan

  • Keputihan cair dan berbusa, memiliki warna kuning kehijauan atau keputih-putihan, memiliki bau busuk disertai dengan rasa gatal. Keputihan macam ini memberikan dampak pada tubuh wanita, diantaranya rasa seperti terbakar di daerah kemaluan saat buang air kecil. Jika tidak cepat dilakukan pemeriksaan dan pengobatan, kemaluan akan terasa sakit dan membengkak.
  • Cairan keputihan berwarna putih seperti keju lembut dan bau seperti jamur maupun ragi roti. Dalam keadaan ini, menunjukan adanya infeksi yang disebabkan oleh jamur atau ragi pada kemaluan wanita. Penderita akan merasakan efek gatal yang hebat. Bibir kemaluan terlihat merah terang dan terasa sakit dan saat buang air kecil terasa seperti terbakar. Dalam kondisi ini, penderita disarankan jangan memakai pil KB.
  • Cairan keputihan kental seperti susu dengan bau amis/anyir. Keadaan ini dimungkinkan karena pengaruh infeksi yang disebabkan oleh bakteri Hemophilus. Dalam kondisi ini, diperlukan pemeriksaan secara khusus untuk dapat membedakannya dengan infeksi trichomonas.
  • Cairan keputihan encer seperti air, warna coklat atau keabu-abuan dengan bercak-bercak darah, dan bau busuk. Jika mengalami kondisi ini, segera lakukan pemeriksaan dan pengobatan. Karena hal ini merupakan tanda-tanda infeksi parah, dapat menimbulkan penyakit kanker atau penyakit menular seksual lainnya.

Keputihan apapun penyebabnya, disarankan untuk segera diobati agar tidak menular kepada pasangan. Selain itu, kemungkinan menimbulkan berbagai macam komplikasi dapat berdampak buruk terhadap kesuburan. Infeksi bisa saja menjalar sampai ke bagian rahim dan saluran telur.

Tidak hanya wanita yang diobati, pria yang terbukti positif tertular juga disarankan untuk segera diobati karena gejala keputihan pada pria tidak senyata yang dialami oleh wanita.

Disarankan untuk tidak melakukan hubungan seksual terlebih dahulu sampai keduanya betul-betul sudah dinyatakan sembuh agar tidak terjadi fenomena pingpong atau saling menularkan.

Keputihan abnormal jika dibiarkan dan tidak dilakukan pengobatan akan berkembang semakin hebat karena keputihan dapat membuat vagina lebih masam. Jika hal ini dibiarkan dapat menjalar terus ke organ reproduksi wanita.

Sebagai contoh, penyakit kelamin kencing nanah gejalanya mirip dengan keputihan. Menyerupai keputihan yang disebabkan oleh jamur atau parasit, tetapi tidak gatal dan tidak bau. Keputihan kencing nanah biasanya muncul di pagi hari pada pria. Pada wanita sering samar-samar, dan baru ketahuan jika telah dilakukan pemeriksaan oleh dokter.

Apabila Anda merasa memiliki riwayat pernah melakukan hubungan seks dengan orang lain sebelum menikah, kemudian muncul keputihan dalam jangka waktu beberapa hari kemudian, waspadalah siapa tahu sudah tertular kencing nanah GO (gonorrhoe).

 

Baca Juga