Penilaian: 4 / 5

Aktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 

Fungsi epididimis adalah tempat menyimpan, mengumpulkan sperma sementara sampai sperma menjadi matang sebelum terjadinya ejakulasi pada saat berhubungan seksual. Epididimis adalah saluran bergulung terletak di bagian belakang testis.

Fungsi Epididimis

Epididimis adalah salah satu alat reproduksi pria yang sangat penting. Selain epididimis, alat reproduksi pria antara lain:

ORGAN DALAM

1. Testis
Testis adalah kelenjar kelamin jantan berjumlah sepasang, dibungkus oleh skrotum atau kantong kulit di bawah perut. Pada manusia, testis berada di luar tubuh, dihubungkan dengan tubulus spermatikus, terletak dalam skrotum. Istilah lain dari testis adalah buah zakar. Testis merupakan organ dengan ukuran kecil, pada pria dewasa, testis memiliki diameter sekitar 5 cm. Agar berfungsi dengan optimal, dibutuhkan suhu 36,7oC (lebih rendah dari suhu badan). Oleh karena itu, testis terletak dalam sebuah kantong di luar tubuh yang bernama skrotum. Posisi dan ukuran testis sebelah kanan dan kiri tidak sama. 

Testis berfungsi untuk menghasilkan sperma. Sperma berbentuk sangat kecil dan hanya bisa dilihat menggunakan mikroskop. Bentuk sperma seperti kecebong, dapat bergerak dengan sendirinya menggunakan ekor. Fungsi lain dari testi adalah untuk membuat hormon testosteron. Testosteron adalah hormon yang bertanggung jawab atas perubahan dari anak laki-laki menjadi dewasa. Hormon Testosteron dapat membuat suara laki-laki menjadi berat dan besar, dan perubahan hal lain yang memperlihatkan bahwa seorang anak laki-laki telah dewasa.

2. Saluran Reproduksi

  1. Epididimis
    Fungsi epididimis sebagai tempat penyimpanan sperma sementara sampai sperma menjadi matang dan bergerak menuju vas deferens.
  2. Vas Deferens (saluran sperma dari testis ke kantong sperma).
    Vas deferens/saluran sperma (duktus deferens) adalah saluran lurus yang mengarah ke atas dan merupakan lanjutan dari epididimis. Berfungsi sebagai tempat jalannya sperma dari epididimis menuju kantung semen/kantung mani (vesikula seminalis).
  3. Saluran Ejakulasi
    Saluran ejakulasi adalah saluran pendek menghubungkan kantung semen dengan uretra. Berfungsi mengeluarkan sperma supaya masuk ke dalam uretra.
  4. Uretra
    Uretra adalah saluran akhir reproduksi yang berada di dalam penis, memiliki fungsi sebagai saluran kelamin berasal dari kantung semen dan saluran membuang urin dari kantung kemih.
3. Kelenjar Kelamin
  1. Vesikula seminalis /tempat penampungan sperma.
    Vesikula seminalis atau kantung semen (kantung mani) adalah kelenjar berlekuk-lekuk yang berada di belakang kantung kemih. Dinding vesikula seminalis dapat menghasilkan zat makanan yang menjadi sumber makanan untuk sperma.
  2. Kelenjar Prostat (penghasil cairan basa untuk melindungi sperma).
    Kelenjar prostat terletak melingkari bagian atas uretra dan di bagian bawah kantung kemih. Kelenjar prostat adalah kelenjar pensekresi besar. Cairan prostat bersifat encer seperti susu, mengandung enzim antikoagulan, sitrat/nutrient bagi sperma, sedikit asam, kolesterol, garam dan fosfolipid yang memiliki peran untuk kelangsungan hidup sperma.
  3. Kelenjar bulbouretra /cowper atau penghasil lendir untuk melumasi saluran sperma.
    Kelenjar bulbouretralis adalah sepasang kelenjar kecil, terletak di sepanjang uretra, di bawah prostat. Kelenjar Cowper merupakan kelenjar yang memiliki saluran langsung menuju uretra dan menghasilkan getah yang bersifat alkali (basa).

ORGAN LUAR

1. Penis
Penis adalah alat kelamin jantan. Fungsi penis adalah sebagai alat pembuangan sisa metabolisme tubuh berwujud cairan (urine) dan sebagai alat bantu reproduksi. Sebagai alat kelamin luar, penis berfungsi sebagai alat kopulasi, yaitu alat untuk memasukkan cairan sperma ke dalam saluran reproduksi wanita. Penis terbagi menjadi dua bagian, yaitu kepala penis dan batang penis. Pada bagian kepala penis terdapat kulit yang menutupinya yang disebut kulup atau preputium. Penis tidak terbentuk dari otot dan tidak mengandung tulang.

Bentuk dan ukuran penis bervariasi, tetapi ketika penis dalam keadaan ereksi memiliki ukuran yang hampir sama. Kemampuan ereksi penis sangat berperan dalam proses dan fungsi reproduksi. Di bagian dalam penis terdapat bagian lain seperti corpus covernosum, corpus spongiosum dan urethra. Corpus spongiosum merupakan jaringan ikat yang akan dipenuhi darah ketika penis sedang berereksi. Urethra adalah saluran yang berfungsi untuk mengeluarkan urine dan sebagai saluran untuk jalannya sperma. Dapat disimpulkan bahwa fungsi penis adalah sebagai alat reproduksi, saluran pengeluaran urine dan sperma.

Meskipun memiliki saluran keluar yang sama, sperma dan urine tidak tercampur. Hal in dapat terjadi karena saat sperma akan dikeluarkan. otot yang berada di belakang kandung kemih berkontraksi untuk mencegah agar urine tidak keluar. Otot ini berfungsi untuk membuka atau menutup kandung kemih/saluran kencing dan seminal vesicles.

2. Skrotum
Skrotum merupakan kantung yang terdiri dari kulit dan otot, membungkus testis atau buah zakar. Skrotum berada di antara penis dan anus, di depan perineum. Skrotum berfungsi untuk memberikan kepada testis lingkungan yang memiliki suhu 1-8oC lebih dingin daripada temperature rongga tubuh. Skrotum memiliki warna gelap dan berlipat. Skrotum memiliki otot polos untuk mengatur jarak testis ke dinding perut. Ketika suhu udara dingin, skrotum akan mengerut dan menyebabkan testis lebih dekat dengan tubuh, begitu juga sebaliknya.

Pria disarankan untuk tidak menggunakan celana ketat? Pria yang menggunakan celana ketat dapat megakibatkan skrotum tertekan, sehingga terjadi peningkatan suhu dan dapat menggangu proses pematangan sperma. Proses pematangan sperma dapat berlangsung optimal pada suhu 36,7oC (lebih rendah dari suhu badan). Apabila suhu di skrotum meningkat maka jumlah sperma akan meningkat. Menggunakan celana ketat secara terus-menerus dalam waktu yang lama dapat menurunkan produksi sperma secara drastis dari 6 juta sperma/mm3 menjadi sekitar 2 juta/mm3.

Demikian artikel mengenai fungsi epididimis dan beberapa penjelasan mengenai alat reproduksi pria. Jika anda memiliki permasalahan dengan fungsi epididimis, silakan konsultasi langsung dengan dokter, klik gambar di bawah ini!

 

Baca Juga